Oleh: aRfian | 18 November 2009

mapping my future

So, what will I do for my future?
Am I gonna stay and work at my current place? or find another one? or what?

I’ve been planning to get a scholarship to get a master degree soon, next year probably. I don’t really know why I want to take a higher education, it just seems logical that better education means better job means better money.
Come on, don’t be such a hypocrite, everybody needs money!
Well maybe I’m just naive. Whatever.

What I do know for sure is that I want to experience life in another country. I’ts not that I don’t like Indonesia, but I feel that there’s a lot of things out there, and I don’t even now it existed. And I hope by living abroad I can open my mind and broaden my perspective of life.

So what I’m doing now is trying to get a good score at IELTS and GRE, it’s a requirement to get an Erasmus Mundus scholarship. There are other requirements too, like a motivation letter and two recommendation letter, both of which I also haven’t got, yet.
O yea, the application deadline’s on December 31st, crazy  huh hahaha

Oleh: aRfian | 15 November 2009

Mari Hemat Listrik

pln Masalah listrik belakangan ini menjadi topik pembicaraan masyarakat, selain kasus KPK tentunya (kasus bank century udah pada lupa kayaknya). Hal ini karena terjadinya pemadaman bergilir di Jakarta. Hal ini bukan hal baru bagi saudara2 kita di kalimantan atau sumatera, tapi topik ini naik karena terjadi di Jakarta, media merasakan imbas langsungnya, lalu di blow up lah.

Permasalahan mulai muncul sebab terbakarnya gardu PLN di Cawang, beberapa hari Jakarta mati lampu lalu kemudian menyala kembali. Masyarakat aman damai sampai akhirnya PLN tidak mampu lagi memanjakan warga jakarta dan terpaksa mengadakan pemadaman listrik bergilir. Masyarakatpun gerah (ya gerah lah malem2 di jakarta ga ada kipas/AC) dan bertanya, mengeluh kepada PLN, menyalahkan PLN.

Saya bukan mau membela PLN, tapi kasihan juga lho PLN. PLN itu bukan seperti pertamina yang kaya raya bergelimang harga (no offense buat orang2 pertamina ya). Setelah diskusi dengan teman2 saya di milis, saya jadi tahu bahwa PLN sebenarnya pasti merugi. Kenapa pasti merugi? soalnya harga jual lebih murah daripada harga produksi, ya rugi. Di subsidi memang, tapi ya tetep aja negara rugi kan.

Saya disini bukan mau membahas sebab2 kenapa merugi, kenapa harga produksi tinggi, dan lain-lainnya. Bukan juga mau menawarkan solusi alternatif seperti mikro hidro, PLTN, geothermal atau apapun. Karena saya tidak punya kompetensi dalam hal-hal tersebut. Yang saya ajak disini adalah agar kita berhemat.

Ya memang, semua orang sudah tahu kalau kita harus hemat listrik, tapi berapa orang sih yang benar2 hemat? kita kan masih berpikir begini “gw mampu kok bayar listrik, ya terserah gw dong mau pake berapa banyak, kan gw bayar” Baca Lanjutannya…

OK saya sudah googling ke banyak tempat tapi belum ketemu yang memberi solusi detail mengenai cara sharing internet speedy menggunakan adhoc wireless. Karena saya sudah figure out caranya, maka akan saya share.

Topology jaringannya seperti ini:

ad-hoc-wireless-ics-network

Jadi ada 1 host computer yang terhubung ke modem dan internet Speedy, lalu ada client2 computer yang numpang ngenet dengan adhoc wireless.

Di network saya topologynya agak berbeda yaitu begini:

(internet)—(modem speedy)—laptop1 >>> laptop2

note:
— cable
>>> wireless

perbedaan topology ini seharusnya tidak berpengaruh.

Ohya, di host computer harus punya LAN Ethernet card dan Wireless card ya, yang ethernet dicolok dari modem, yang wireless untuk share ke client2.

OK langsung to the point setting2nya ya… Baca Lanjutannya…

Oleh: aRfian | 9 Oktober 2009

Review Nikon D3000

Matt Grayson:
“The Nikon D60 is dead. Long live the Nikon D3000. Replacing the 2 year old comes a camera almost identical in every way. Almost.”

Pagi Siang ini, waktu baru sampai kantor ada offline message dari senior SMA yang mau nanya2 tentang kamera DSLR…

d3000 nikon dan d60 nikon mana yang lebih baik karakternya?

hmmm.. ada nikon seri d3000 ya? kok saya ga pernah dengar…

Setelah sowan ke simbah gugel akhirnya baru tahu kalau D3000 itu ternyata varian baru, lebih baru dari d5000 malah, berikut sedikit review dari saya (seperti biasa saya tidak akan membahas mendalam dan hanya menyorot hal2 yang noticeable bagi saya, untuk review lebih lengkap silahkan refer ke link sumber yang saya berikan di akhir post ini)

Baca Lanjutannya…

Awal-awal saya memakai kamera DSLR saya sempat bingung, kenapa kok ini kamera harus pake viewfinder ya? padahal ada LCDnya ini gede bener… kenapa kita harus ngintip2 viewfinder???

Bagi Anda yang juga mempertanyakan hal yang sama, berikut saya berikan penjelasannya mengapa.

Untuk bisa mengerti, terlebih dahulu akan saya ceritakan cara kerja viewfinder.

digital-slr-cameraViewfinder bekerja dengan memantulkan cahaya (abu2) yang masuk dari lensa ke cermin (hijau) lalu ke prisma (jingga) lalu ke viewfinder (kuning).

Jadi viewfinder bekerja tanpa bantuan hal2 yang elektronik, hanya memanfaatkan pemantulan cahaya.

Keuntungan dari hal ini adalah gambar yang keluar di viewfinder selalu tepat tanpa delay (kecepatan cahaya adalah 3×10^8 m/s), ini menguntungkan bagi fotografer yang sering kali harus merubah angle dengan cepat. Baca Lanjutannya…

Oleh: aRfian | 22 Juli 2009

Panduan memilih kamera DSLR

Orang-orang yang akan membeli kamera DSLR kadang2 dibuat bingung dengan banyaknya merek dan jenis kamera DSLR, well saya juga begitu.

Sebenarnya ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk meng-eliminir pilihan2 yang banyak itu. Langkah2nya kira2 seperti ini:

  1. Pilih agama / merek kamera DSLR
  2. Tentukan range harga yang masuk akal bagi Anda
  3. Tentukan fitur2 utama yang Anda inginkan

Setelah 3 langkah itu Anda lakukan, pilihan Anda akan menjadi lebih mengerucut sehingga lebih mudah untuk memilih.

Dalam memilih agama, yang perlu Anda pertimbangkan hanya satu:

Teman2 saya agamanya apa?

“Teman” yang saya maksud disini adalah teman2 yang kemungkinan akan sering berdiskusi bersama Anda, akan sering hunting photo bareng Anda. Karena kalau agamanya sama, akan lebih gampang kalau minta diajarin dan pinjem2 lensa hehehe.
Baca Lanjutannya…

Oleh: aRfian | 22 Juli 2009

Pindah Nikon D5000 atau tetap D40?

Berawal dari adek yang nanya di plurk

plurknikond5000

gw pun berpikir “gila nih adek tajir abis belinya d5000, punya gw aja d40… beda 4960 tuh… ganas”

Akhirnya setelah tanya2 om google, ternyata d5000 itu adanya diantara d40 dan d90 (baik dari segi harga dan fitur). D5000 sekarang dilepas sekitar 8 juta rupiah, harga yang cukup reasonable untuk entry level.

Baca Lanjutannya…

Oleh: aRfian | 15 Juli 2009

aRfianisme is up and running!

Halo semua… akhirnya saya kembali ke blogosphere setelah sekian lama vakum karena malas satu dan lain hal…

Bagi para blogwalker penggemar saya *ciee* mungkin tahu saya dari blog2 lama saya, diantaranya:

  • arfist.blogspot.com (yang tutup karena pindah agama ke wordpress)
  • martabaktelormacan.net (yang tutup karena kehilangan hosting dan domain registration habis)

Karena repot kalau pakai hosting dan domain sendiri, saya memutuskan untuk memakai yang gratisan aja, toh WP sudah terbukti mantap service dan performanya.

Akhirnya setelah daftar2 beberapa nama akhirnya saya pakai alamat blog arfianisme.wordpress.com
Nama ini terlintas di kepala saya, karena nama ini bisa menjadi 2 arti…

1. arfian is me = arfian itu saya, karena blog ini memang tentang saya

2. arfianisme = paham ke-arfian-an, whatever that means hahaha

Walau saya rasa ide ini sudah banyak yang punya, tapi biarlah, yang penting saya suka nama ini.

Sekian perkenalan dari saya, semoga blog ini langgeng… amiiin

Kategori